• Jumat, 30 September 2022

Banyak Influencer dan Content Creator Sampah Membahas Hubungan Intim, Ini Dia Hukumnya dalam Islam

- Senin, 12 September 2022 | 16:16 WIB
Cuplikan content berisi kecabulan dan menampilkan vulgaritas seks yang dipertontonkan oleh konten kreator sampah (Tangkapan layar youtube)
Cuplikan content berisi kecabulan dan menampilkan vulgaritas seks yang dipertontonkan oleh konten kreator sampah (Tangkapan layar youtube)

ISLAMADANIA - Tolol seribu kali tolol, bodoh seribu kali bodoh, sungguh tak tahu lagi di mana letak otak dan urat malu para konten kreator dan influencer sampah dalam mempertontonkan ketololan dan tingkah laku absurdnya yang kadang amoral.

Sepertinya urat malunya bukan sudah putus, tapi memang sudah tak ada, sudah hilang urat malunya di buang ke septik tank.

Ketika membicarakan hal ini, bukan berarti diri sudah sempurna dan paling baik, diri ini pun sama saja memiliki cela dan kekurangan, hanya saja, diri masih ada rasa malu ketika ketololan moral dan sikap itu dilihat oleh publik.

Baca Juga: Penting, Inilah 7 Tips Menagih Utang Berdasarkan Tuntunan Islam

Setolol-tololnya manusia di dunia adalah mereka yang dengan bangga mengumbar sikap bodoh, tolol dan amoral. Mereka saling berbangga diri bahkan berlomba dengan berbagai kemaksiatan yang dilakukan.

Seolah merasa maksiat dan ketololan yang dilakukannya adalah sesuatu yang keren. Ketololan dan sikap amoral yang sudah beredar luas, tak bisa lagi diperingati dengan bahasa yang lemah lembut, karena perbuatan dan tindakan yang mereka lakukan dan dipertontonkan ke publik pun sangat berbahaya dalam merusak pola pikir, khususnya bagi penonton generasi muda.

Salah satu di antara perkara konten tolol dan bodoh, serta melanggar hukum agama adalah membicarakan dan membahas seks secara vulgar, bahkan tidak tanggung-tanggung mempertontonkannya di depan layar.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Elizabeth Ratu Inggris Masih Keturunan Rasulullah, Begini Kisahnya

Ada beberapa bahkan banyak konten kreator sampah membahas hubungan intim yang sifatnya senonoh dan jorok, ada yang mempertontonkannya, bahkan ada pula yang menjadikan sebagai konten utama untuk memancing penonton.

Halaman:

Editor: Nursanik

Sumber: Hadits

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X