• Jumat, 30 September 2022

Kelucuan, Kekonyolan dan Dagelannya Kominfo di Mata Para Hacker Bjorka : Stop Idiot

- Jumat, 9 September 2022 | 09:56 WIB
Dagelan Kominfo, Hacker Bjorka Ledek Pemerintah Indonesia Minta Kominfo Berhenti Idiot (Bonsernews.com/Kominfo.go.id)
Dagelan Kominfo, Hacker Bjorka Ledek Pemerintah Indonesia Minta Kominfo Berhenti Idiot (Bonsernews.com/Kominfo.go.id)

ISLAMADANIA - Dagelan seribu kali dagelan, konyol seribu kali konyol, banyak sekali sikap dan kebijakan pemerintah Indonesia yang kerap kali dianggap konyol dan lucu, bahkan sering kali berakhir dinyinyirin oleh rakyat sendiri.

Itu semua tidak terlepas dari apa yang dilakukan para pemangku kebijakan yang rata-rata sudah generasi kolot, sehingga tak jeli dalam merespon perkembangan zaman.

Kali ini yang kena apesnya adalah Kemkominfo, instansi ini sangat sering mendapatkan nyinyiran dan ledekan akibat kebijakan-kebijakannya yang konservatif dan cenderung kolot. Bahkan, tak ayal sering kali para pejabatnya membuat pernyataan-pernyataan yang kadang membuat geleng-geleng kepala.

Baca Juga: Inilah Teladan Sikap dari Rasulullah Saat Dizalimi, Dihina, Ditindas, Direndahkan dan Dicaci Maki

Contoh kasusnya adalah terkait kebocoran data masyarakat, Kemkominfo mengeluarkan aturan wajib untuk mendaftarkan SIM card operator seluler agar menggunakan nomor NIK dan KK, namun, Kemkominfo sendiri tak bisa menjamin jika data yang disimpan akan aman dari kebocoran data. Ini sungguh hal konyol dan di luar nalar, mewajibkan sesuatu, namun infrastruktur penunjangnya belum memadai, ini sungguh sangat berbahaya.

Bahkan akhir-akhir ini, Kominfo diledek habis-habisan dan dikatakan idiot oleh salah seorang hacker di sebuah forum darkweb. Hal itu berkaitan dengan pernyataan Kominfo yang hanya menyatakan meminta agar hacker tidak menyerang.

Konyol seribu kali konyol, bodoh seribu kali bodoh, mungkin itulah kira-kira yang terpikirkan dan yang ada di dalam pandangan para hacker Bjorka yang telah meretas data masyarakat Indonesia. Pasalnya, mana mungkin hanya dengan mengatakan "jangan menyerang", kemudian hacker akan berhenti. Seharusnya, Kominfo memperkuat infrastruktur keamanan siber dan data digital Indonesia, bukannya membuat pernyataan kepada para hacker agar tidak menyerang.

Baca Juga: Tengik dan Busuk, Para Oknum Wakil Rakyat Penjilat Ini Malah Kasih Surprise Ulang Tahun Ketua DPR RI

Hal itu sama saja seperti berkata kepada maling agar jangan maling, tentu saja itu adalah hal konyol. Sudah jelas dan barang tentu jika maling datang ke suatu rumah, maka tujuannya adalah mengambil barang berharga yang ada di rumah tersebut, lalu, apakah maling akan berhenti ketika pemilik rumah mengatakan "jangan maling di sini", tentu saja tidak, maling tak akan berhenti dan akan tetap maling.

Halaman:

Editor: Nursanik

Sumber: detik, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X