• Sabtu, 10 Desember 2022

Isi Kandungan Surat Al Maidah Ayat 48: Tentang Al Quran Sebagai Pedoman Hidup

- Rabu, 23 November 2022 | 20:55 WIB
Isi kandungan surat Al Maidah ayat 48 (EmAji dari pixabay)
Isi kandungan surat Al Maidah ayat 48 (EmAji dari pixabay)

ISLAMADANIA.COM - Surat Al Maidah ayat 48 mengandung arti dan makna tentang Al Quran sebagai pedoman hidup.

Al Maidah termasuk surat Madaniyah, surat ini diturunkan ketika Rasulullah SAW sedang naik unta, hampir saja paha unta yang ditungganginya patah, karena saking beratnya wahyu yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terima.

Surat Al Maidah memiliki arti yaitu hidangan, karena di dalam kandungan surat ini berisikan tentang turunnya al-Maidah (hidangan) dari langit setelah para pengikut Nabi Isa (hawariyyun) memintanya.

Baca Juga: Inilah Ciri-ciri Jenis Ketumbar yang Bisa Digunakan untuk Mengobati Penyakit Jantung, Kata dr. Zaidul Akbar

Berikut surat Al Maidah ayat 48 beserta artinya:

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

(Wa anzalnaa ilaikal kitaaba bil haqqi mushoddiqol limaa baina yadaihi minal kitaabi wamuhaiminan ‘alaihi. Fahkum bainahum bimaa anzalalloohu walaa tattabi’ ahwaa,ahum ‘ammaa jaa,aka minal haq. Likulling ja’alnaa mingkum syir’ataw waminhaajaa. Walau syaa,alloohu laja’alakum ummataw waahidataw walaakil liyabluwakum fii maa aataakum. Fastabiqul khoiroot. Ilalloohi marji’ukum jamii’aang fayunabbi,ukum bimaa kungtum fiihi takhtalifuun).

Baca Juga: Meminum Air Rebusan Ketumbar Ternyata Bisa Sembuhkan Penyakit Jantung, Begini Penjelasan dr. Zaidul Akbar

Artinya: "Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu."

Baca Juga: Naskah MC Bahasa Sunda Tema Konstitusi Dasar Sebuah Negara dalam Forum Debat

Halaman:

Editor: Iwan Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid dalam Al-Quran

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:50 WIB

Belajar Ideologi: Prinsip Aswaja di Bidang Tasawuf

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:00 WIB

Belajar Ideologi: Prinsip Aswaja di Bidang Hukum

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:45 WIB

Belajar Ideologi: Prinsip Aswaja di Bidang Aqidah

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:15 WIB
X