• Sabtu, 10 Desember 2022

Bacaan Doa Iftitah Lengkap dengan Teks Arab, Latin, serta Artinya

- Minggu, 15 Mei 2022 | 20:36 WIB
Gerakan Takbiratul Ihram (Gambar diunduh dari: gramedia.com)
Gerakan Takbiratul Ihram (Gambar diunduh dari: gramedia.com)

ISLAMADANIA COM - Doa Iftitah memiliki makna yaitu merujuk kepada sebagai doa pembuka dalam shalat. Doa iftitah dibaca baik pada shalat fardhu (wajib) maupun shalat sunah, kecuali shalat jenazah.

Hukum Bacaan Doa Iftitah dalam shalat adalah sunah. Artinya, apabila doa iftitah dibaca maka akan mendapatkan pahala begitu juga sebaliknya, apabila tidak dibaca, maka tidak mendapat dosa dan tidak membatalkan shalat.

Bacaan Doa Iftitah dibaca pada rakaat pertama, tepatnya setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surat Al Fatihah. Ada beberapa macam Bacaan Doa Iftitah yang dibaca saat melaksanakan shalat, dirangkum dari berbagai sumber sebagai berikut:

Baca Juga: Pentingnya Bersyukur dalam Keadaan Senang dan Sedih

1. Bacaan Doa Iftitah Allahu Akbar Kabiira

Bacaan Doa Iftitah ini sering banyak dibaca:

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Bacaan latin: Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi kaatsiiraa wa subhanallaahi bukrotaw wa'ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii  fatharass samaawaati wal 'ardho haniifan musliman wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika 'umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. "Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim."

Halaman:

Editor: Bakri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Amalan dan Doa Saat Terjadi Gempabumi

Jumat, 2 Desember 2022 | 17:57 WIB
X